![]() |
| Gubernur Lampung Ridho Ficardo. Dok: duajurai.com |
BANDARLAMPUNG-Gubernur
Lampung M. Ridho Ficardo dikabarkan bakal melakukan mutasi pegawai (rolling) di
beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pemerintah provinsi untuk eselon
III dan IV, Januari ini.
Pejabat
lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2003 yang menjabat di SKPD
Pemrov membenarkan adanya mutasi pegawai pada Januari ini. Terakhir ia mengaku
seperti di Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan lainnya.
Hal
ini dibantah oleh Asisten IV Bidang Umum Hamartoni Ahadist sekaligus anggota
Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Mantan Kepala Dinas
Perkerjaan Umum Lampung Utara ini mengaku sampai dengan kemarin, dirinya belum
mengetahui akan hal itu. Begitu pun dalam waktu dekat ini.
"Belum
ada kabar kalau itu (rolling). Saya tidak dengar ? dari mana informasi
itu," tanya dia.
Anggota
DPRD Provinsi Lampung dari Partai Amanat Nasional (PAN) Joko Santoso menilai
kalau memang akan dilakukan rolling, kenapa mesti takut. Sekretaris Komisi II
DPRD Lampung ini menjelaskan, yang namanya rolling atau mutasi tak perlu
ditakutkan. Contohnya saja banyak pejabat yang sukses, y bolak-balik dipindah
dan mencicipi jabatan dari kabupaten sampai ke pemerintah provinsi.
"Contohnya,
seperti Penjabat Walikota Metro Chrisna Putra dari Lampung Timur, Pemrov
seterusnya diberikan kepercayaan menjabat di daerah,” jelasnya.
Yang
namanya mutasi itu biasa. Dan namanya mutasi itu untuk menguji apakah
bisa ditempatkan diposisi itu. "Sebagai pegawai harus siap
ditempatkan dimana saja. Yang penting kerja bener," tambahnya.
Untuk
itulah, kepada seluruh PNS khususnya pemprov Lampung tak perlu khawatir kalau
mau dimutasi. Karena mutasi jabatan itu suatu amanah yang harus dipegang betul.
Itukan sebuah kepercayaan dari pimpinan bahwa kita bisa bekerja sesuai dengan
jabatan kita.
Sebelumnya,
isu mutasi bakal dilakukan dan sudah terdengar di kalangan pejabat pemrov
sekaligus lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). (JBT)
