"Saya meminta kepada jajaran pemerintah sampai tingkat kebawah tingkat kelurahan agar melakukan pengawasan dan monitor situasi lingkungannya, "ungkap Gubernur Ridho, Rabu (13/1).
Karena cara itu, sambung Ridho dapat mencegah peredaran aliran sesat tersebut berada di Provinsi Lampung. "Kepada aparat Kelurahan Agar mencegah warganya tidak menjadi atau mengikuti kegiatan-kegiatan menyimpang itu,"jelas Ridho.
Kedua, kata Dia, aparatur keamanan dan intelijen dalam pengawasan keadaan wilayahnya, karena Lampung merupakan wilayah transit (tempat persinggahan,red), dimana akan mudah sekali berbaurnya aliran-aliran tersebut."Lampung ini wilayah transit, karena itu harus ditingkatkan,"kata dia.
Sementara, Ketua DPRD Lampung, Dedi Afrizal, mengaku dengan adanya warga Lampung telah direkrut oleh aliran keras, yakni dr.Rica dari Lampung Tengah di yang ditemukan di Pangkalan Bun Kalimatan Timur oleh aparat kepolisian beberapa hari lalu, tentu menjadi perhatian luar biasa untuk mencegahnya.
"Menjadi perhatian kita juga, aparat keamanan, pemprov juga, harus
mencermati setiap organisasi yang menghasut masyarakat,"terangnya.
Karena, sambung dia, jika tidak segera dicegah sejak dini, maka aliran
sesat itu akan mengalir dan berkembang di wilayah Lampung.
"Dengan adanya orang Lampung itu, kita harus pantau jangan sampai ini berkembang,"
Katanya. (BW)