![]() |
Ibu Sumi, pedagang timun suri mengatakan, sejak beberapa hari yang lalu sudah menjual hasil panen buah musiman ini dari para petani di Jatiagung dan sekitarnya di pasar Jatimulyo.
Apalagi menurutnya, meski bulan Ramadhan hanya beberapa minggu lagi, buah timun suri yang dijual dilapaknya ada beberapa orang yang sengaja membelinya untuk dikonsumsi.
Dirinya mengakui, hasil panen yang lebih awal memasuki bulan ramadhan nanti, memang dirasa tidak sebanyak minat pembeli saat memasuki bulan ramadhan seperti biasanya tahun sebelumnya.
“Sengaja petani menanam timun suri sebelum memasuki bulan Ramadhan,” tutur penjual khusus timun suri ini dilapaknya. Sabtu (13/5).
Kisaran harga yang dijual juga tidak terlalu mahal. Dirinya menjual hasil dari buah musiman ini dipatok harga yang sangat terjangkau. “Murah mas satu biji aja kita jual Rp2ribu,” kata dia.
Terpisah, Ibu Ratmi pedagang timun suri yang tidak berada jauh dari lapak lainnya mengatakan, panennya buah timun suri sebelum memasuki bulan ramadhan tidak banyak peminat, akan tetapi ada saja yang membeli.
“Ada saja yang membeli meski ga banyak,” ujarnya.
Abdul, salah satu warga Kota Bandarlampung saat melintas di Pasar Jatimulyo membenarkan jika harga timun suri dijual sangat murah.
"Saya beli dua 5 ribu saja, waktu saya lewat pasar Jatimulyo" (AR)
