![]() |
Koordinator Lapangan Eko Sumaryono dan Yohanes Joko Purwanto. Para buruh mengawali aksi dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan dilanjutkan dengan aksi longmarch menuju Tugu Adipura.
Sepanjang perjalanan, aksi membawa sejumlah poster dan spanduk bertema ‘Perkuatan persatuan gerakan rakyat, lawan ekonomi-politik kapitalis, wujudkan kedaulatan rakyat’. Spanduk lain berisi aspirasi tolak mediasi, ayo berunding kembali, upah layak sudah pasti, stop jobs distriction, kami menolak penutupan pabrik, dan kami menolak PHK dan mutasi sepihak.
Berikut tuntutan para buruh yang disebar melalui brosur:
1. Cabut PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
2. Tolak sistem kerja kontrak, outsourching, dan union busting
3. Berikan upah layak nasional dan perlindungan sosial bagi rakyat, pendidikan, kesehatan, perumahan, kepastian kerja, dan jaminan atas tanah.
4. Tolak revisi UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengebiri hak pekerja.
5. Stop represifitas dan kebrutalan aparat terhadap gerakan rakyat
6. Lawan kapitalisasi pendidikan.
7. Stop penyempitan ruang demokrasi.
8. Tangkap, adili, dan sita harta koruptor.
9. Nasionalisasi aset strategis yang dikuasai asing.
10. Wujudkan reforma agraria sejati dan keadilan gender
11.Melawan kesewenangan perusahaan PT Umas Jaya Agrotama, PT Philips Seafood Indonesia, PT Fermentech Indonesia dan PT Bumi Menara Internusa.
