728x90 AdSpace

Latest News
Senin, 17 April 2017

Banjir di Bandarlampung Sisakan Luka Bagi Warga

Ilustrasi banjir/Ist
BANDARLAMPUNG, - Bencana banjir beberapa hari ini di Kota Bandarlampung mengakibatkan dampak moril dan materil, bagi warga Tapis Berseri yang rumahnya terendam banjir. 

Adapun contoh dampak banjir secara materiil untuk masyarakat Bandarlampung, yakni mengurangi umur ekonomis sebuah bangunan maupun perlengkapan rumah tangga yang terendam banjir.

“Itu kerugian secara materiil. Karena, barang yang tadinya tidak terendam banjir bisa bertahan sampai lima tahun, berubah menjadi 1 tahun atau seketika rusak sewaktu terjadi banjir,”kata Pengamat Ekonomi UBL, Erwin Oktavianto, Senin (17/2).

Kerugian secara moril akibat banjir menyebabkan trauma bagi masyarakat Bandarlampung akan bahaya banjir saat memasuki musim penghujan.

“Kalau tingkat stress masyarakat menjadi tinggi akibat banjir, sampah dimana-mana, kemacetan, maka menurunkan nilai ekonomi pemerintah Bandarlampung dengan sendirinya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, jika pemerintah Bandarlampung tidak menginginkan hal itu terjadi, maka pemerintah harus memerhatikan tiga point dalam melakukan pembangunan secara berkelanjutan, yakni sosial, ekonomi dan ekologi.

“Terkadang kita hanya mengedepankan ekonominya saja dan mengesampingkan sosial dan ekologi,” ungkapnya.

Kendati dampak ekonomi jangka pendek menjadi tinggi karena masuknya investasi, tetapi dari sisi ekologi berdampak merusak lingkungan yang semakin lama dikhawatirkan akan menghancurkan Kota Tapis Berseri.

“Kalau pemerintah dalam melakukan pembangunan tidak dibarengi dengan berwawasan lingkungan, maka kota kita akan menjadi Metropolis yang semakin lama semakin hancur. Karena pembangunan itu menuju kehancurkan akibat lingkungan semakin tergerus, ekosistem rusak sehingga mengakibatkan bencana alam secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selanjutnya, aspek sosial merusak mental masyarakat akibat pembangunan yang tidak berdampak pada masyarakat setempat, seperti jalan-jalan tetap berlubang, menjadi langganan banjir, macet dimana-mana dan sebagainya.
”Frame pembangungan berkelanjutan ini yang seharusnya didorong untuk aspek ekologi dan sosial. Karena, saat ini dampak tersebut tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap, Pemerintah Bandarlampung agar membenahi maindset pembangunan Kota Tapis Berseri secara bersamaan, baik ekonomi, ekologi dan sosial guna menekan terjadinya banjir dan meningkatkan perekonomian pemerintah setempat.

“Sejauh ini Wali Kota Banarlampung, Herman HN tidak pernah melakukannya, padahal itu penting,” pungkasnya. (FS)
Item Reviewed: Banjir di Bandarlampung Sisakan Luka Bagi Warga Rating: 5 Reviewed By: Unknown