![]() |
| Ilustrasi |
Pasalnya Koalisi Pemuda Anti Suap (Kopas) mendesak Presiden mengganti duo maut yang mencoreng citra korps Adhyaksa itu. Rabu (30/12)
Oleh sebab itu, Kopas mendorong Presiden melakukan langkah strategis, termasuk mengganti Jaksa Agung dan jaksa lainnya yang tidak profesional seperti Yulianto.
"Pergantian Jaksa Agung adalah solusi strategis saat ini karena Prasetyo tidak profesional. Saya kira, Yulianto juga berkinerja buruk. Track recordnya sebelum ditarik ke Kejaksaan Agung juga tidak baik karena ada catatan mengenai moralnya", ujar Wawan.
Terpisah, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyuarakan hal yang sama. Apalagi, Fadli Zon menilai Prasetyo selama ini tidak melakukan penegakkan hukum secara obyektif.
"Kalau menurut saya, karena berasal dari partai politik maka Jaksa Agung ini banyak agenda politiknya, sehingga tidak konsentrasi pada penegakkan hukum secara obyektif", kata Fadli.(*)
